Senin, 30 Januari 2017

Pengertian Aborsi Dalam Ilmu Medis

Mungkin anda sekarang ini sudah mengerti apa itu aborsi yang sebenarnya, namun untuk penjelasan yang detaillnya tentang Pengertian Aborsi Dalam Ilmu Medis sebagian orang awam tidak mengetahui hal itu, namun kebanyakan orang tahu dengan hal aborsi hanyalah proses pengguguran kandungan dan sejenisnya, dari itu, jika anda belum paham betul, akan kami perjelas sedetail mungkin, mari simak.

Pengertian Aborsi
Aborsi adalah tindakan untuk mengakhiri kehamilan dengan pengeluaran hasil konsepsi sebelum janin dapat hidup diluar kandungan. Itu merupakan pengertian aborsi secara medis atau dalam ilmu kedokteran. Aborsi juga dalam pengertian negatif didefinisikan sebagai pengguguran kandungan secara sengaja karena tidak menginginkan janin tersebut (biasanya sering terjadi pada wanita yang hamil diluar nikah).

Sedangkan penjelasan aborsi menurut wikipedia adalah : Gugur kandungan atau aborsi (bahasa Latin: abortus) adalah berhentinya kehamilan sebelum usia kehamilan 20 minggu yang mengakibatkan kematian janin. Apabila janin lahir selamat (hidup) sebelum 38 minggu namun setelah 20 minggu, maka istilahnya adalah kelahiran prematur. Dalam ilmu kedokteran, jenis aborsi dibagi menjadi 2 (dua), yaitu:

1. Aborsi Spontan (Alamiah) - Pengguguran kandungan yang terjadi disebabkan oleh kecelakaan, atau dengan kata lain karena sebab-sebab alami yang tidak disengaja, tanpa intervensi tindakan medis bahkan sering tidak disadari gejalanya oleh ibu hamil. Jenis aborsi ini terbagi menjadi:
  • Aborsi komplitus - Artinya keluarnya seluruh hasil konsepsi sebelum umur kehamilan lengkap 20 minggu.
  • Aborsi habitualis - Artinya aborsi terjadi 3 atau lebih aborsi spontan berturut-turut.
  • Aborsi inkomplitus - Artinya keluar sebagian tetapi tidak seluruh hasil konsepsi sebelum umur kehamilan lengkap 20 minggu.
  • Aborsi induksi - Yaitu penghentian kehamilan sengaja dengan cara apa saja sebelum umur kehamilan lengkap 20 minggu dapat bersifat terapi atau non terapi.
  • Aborsi insipiens - Yaitu keadaan perdarahan dari interauteri yang terjadi dengan dilatasi serviks kontinu dan progresif tetapi tanpa pengeluaran hasil konsepsi sebelum umur kehamilan 20 minggu.
  • Aborsi terinfeksi - Yaitu aborsi yang disertai infeksi organ genital.
  • Missed Abortion - Yaitu aborsi yang embrio atas janinnya meninggal. Dalam uterus sebelum umur kehamilan lengkap 20 minggu tetapi hasil konsepsi tertahan dalam uterus selama 8 minggu atau lebih.
  • Aborsi septik - Yaitu aborsi yang terinfeksi dengan penyebaran mikroorganisme dari produknya ke dalam sirkulasi sistematik ibu.
2. Aborsi Buatan (Sengaja) - Pengakhiran kehamilan lebih awal yang diakibatkan oleh tindakan yang disadari oleh ibu hamil dan pelaksana (dokter, bidan maupun dukun beranak) melalui tindakan medis dengan obat-obatan, tindakan bedah, atau tindakan lain yang menyebabkan pendarahan lewat vagina (aborsi provokatus)

Jika Anda ingin melakukan tindakan aborsi, Anda harus mempertimbangkan semua cara yang tersedia untuk menggugurkan kandungan sebelum membuat keputusan. Hal ini bergantung pada usia kehamilan Anda karena metode aborsi berbeda-beda untuk setiap usia kehamilan. Anda perlu berkonsultasi dengan dokter mengenai prosedur aborsi, mencari preferensi tempat aborsi dan biaya untuk  melakukan aborsi tersebut.  Meskipun pilihan aborsi tergantung pada keadaan masing-masing wanita, namun informasi tersebut akan membantu dalam mengambil keputusan.

Akan tetapi sedikit kasih saran saja, biasanya untuk melakukan Cara Aborsi Sendiri memanglah sangat mudah di bandaingkan harus berkonsultasi kepada dokter specialis, karena akan sangat ribet harus ini dan itu, bikin surat pertanyaan dll. Dari itu jika seumpanya anda ingin melakukan hal itu dengan mudah, anda bisa menggunakan Obat Aborsi yang sekarang ini banyak beredar luas di pasaran online.
Read More
Powered By Blogger · Designed By Seo Blogger Templates